Diduga Rekayasa BAP, Penyidik Polsek Cilandak Minta Berkas Warga Disobek

Diduga Rekayasa BAP, Penyidik Polsek Cilandak Minta Berkas Warga Disobek
Ilustrasi

Jakarta – Seorang penyidik Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, diduga melakukan rekayasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan meminta berkas milik seorang warga untuk disobek. Dugaan tersebut mencuat setelah peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh seorang pria bernama Saukan Samallo melalui akun TikTok miliknya, sebelum kemudian dibagikan ulang oleh akun Instagram @feedgramindo. Dalam rekaman itu, terlihat Saukan memperlihatkan lembar BAP miliknya, dengan dua orang penyidik duduk di belakang meja pemeriksaan.

Saukan menuding salah satu penyidik telah mengubah perkara yang menjeratnya, dari dugaan penganiayaan menjadi kasus penyalahgunaan narkoba. Dalam video tersebut, salah satu penyidik tampak meminta lembar BAP tersebut dan menawarkan untuk menyobeknya.

“Sini kertas berkasnya, Pak,” ujar salah satu penyidik dalam video.
“Ya sudah berkas-berkasnya saya sobek, Pak,” lanjutnya.

Namun, permintaan itu langsung ditolak oleh Saukan yang merekam kejadian tersebut.

“Enggak boleh begitu. Ini bukti buat saya,” kata Saukan.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kasi Humas Polsek Cilandak Bripka Nuryono membenarkan bahwa penyidik yang bersangkutan telah diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

“Untuk sekarang, yang bersangkutan sudah diperiksa Propam,” ujar Nuryono saat dikonfirmasi, Minggu.

Hal senada disampaikan Kasi Propam Polres Jakarta Selatan Kompol Budi Agung Ariyanto. Ia membenarkan adanya pemeriksaan terhadap anggota Polsek Cilandak terkait dugaan rekayasa BAP.

“Iya, benar. Ada anggota Polsek Cilandak yang sedang diperiksa terkait dugaan tersebut,” kata Budi.

Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung dan pihak kepolisian belum menyampaikan hasil resmi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan penyidik tersebut. Sumber Kompas.com

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group