Pemudik Ekstra Waspada, Jalintim Rusak Parah

Pemudik Ekstra Waspada, Jalintim Rusak Parah

gentamerah.com Mesuji – Bagi para pengguna jalan negara di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan yang akan melaksanakan mudik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah ini dan melintasi jalur tersebut hendak waspada dan berhati-hati.
Pasalnya, beberapa titik ruas jalan dan jembatan mulai dari Simpang Penawar Tama, Kabupaten Tulang Bawang hingga Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji hanya sejak musim hujan ini, mulai terdapat lobang di sejumlah titik. Kondisi ini tentu membuat laju kendaraan terpaksa diperlambat hingga rata-rata 50-60 km per jam.
Jika tidak berhati-hati, pada saat musim hujan turun, beberapa jembatan sering tergenang air dan membuat lubang tidak terlihat. Akibatnya, kerap kali ada mobil truk besar pengangkut barang yang mengalami patah as dan menimbulkan kemacetan.
Seperti diungkapkan Sugi(40), supir travel jurusan Mesuji-Bandar Lampung, mengaku setiap harinya dia menempuh perjalanan hampir 200 km, kondisi parah hanya di ruas Jalinsum Tuba-Mesuji mulai banyak mengalami kerusakan, baik jalan maupun jembatan penghubungnya.
“Ya mas, setiap hari saya melintas di jalinsum dari Mesuji-BandarLampung atau sebaliknya. Memang di seputaran Tulang Bawang mulai dari Markas TNI Angkatan Udara Astra Ksetra Kampung Gunung Batin sampai ke Mesuji jalan itu aspalnya sudah mulai keriting dan bergelombang. Sebagian malah sudah berlubang cukup dalam,”urainya.
Terkait kondisi tersebut,  jajaran satuan unit lalu lintas (Satlantas) Polres Mesuji melakukan survei jalan dan jembatan yang rusak di Jalintim Sumatra, Kabupaten Mesuji dan  kepolisian rutin berpatroli disepanjang ruas jalintim baik pada malam maupun siang hari untuk meminimalisir terjadinya tindak kejahatan dijalan raya.
Kasat Lantas Polres Mesuji, AKP Reza Khomeini, SIK bahwa saat ini rutin menggelar operasi dan giat patroli, guna meminimalisir aksi para pelaku tindak kejahatan yang kerap beraksi dijalan raya.
Menurutnya, belum adanya lampu penerangan jalan ditambah kondisi jalinsum di Mesuji yang sudah mulai banyak mengalami kerusakan dapat menjadi faktor pendukung terjadinya aksi tindak kejahatan. 
“Demi memberikan rasa aman bagi para pemudik atau pengguna jalan raya, khususnya yang melintas di sepanjang jalinsum Kabupaten Mesuji. Kita rutin menggelar operasi dijalan raya dan berpatroli di malam hari untuk mencegah terjadinya aksi pemalakan atau perampokan terhadap pengguna jalan raya,”tegasnya. 
Penulis : Nara
 Editor : Seno
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *