Kenapa aku gamang, seolah dihantui bayang-bayang, Apa karena gending tak lagi selaras, Atau tabuhan canang yang berbunyi sendirian, Entah, aku tak paham rasa
Sastra
Letih Dalam Diam
Tak paham jua rupanya, Masih dalam kesombongan itu, Meski sudah ku padamkan makna, Tapi dianggap semu, Hanya bisa kutorehkan pada malam
Tersesat di Peraduan Tanpa Rasa
Terlerai kasih pada rindu,Menghempas rasa dalam duka, Haluan mana yang kau anut
Hingga tergamak menui cerita
Nafas Tak Pernah Bernilai
Mulai ku membiarkan, Tentang laku lama yang terbiasa, Cukup membisu dan hening
Sekilas merenungkan
Pasrah
Oleh : Bimo Seno Tempatku merenung atas dosa-dosakuDi ujung senja, kabut memanggil piluAku bersimpuh dalam…
Dalam Basuh Hujan dan Ampunan
Malam dengan hujan membasuh bumi, Ku menaruh harap di pagi hari, Bersimpuh memanggil nama-Mu, Pasrah dengan keluh resahku,
Koyak Dalam Senja
Sendal jepitku mulai koyak, Mungkin Luka lama mulai menganga, Kenapa duri harus menancap di ujung senja, Sedangkan hati ingin kesanjungan, Belum berdarah lagi luka lama itu
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

