Naas, Penderes Nira Tewas Jatuh Dari Pohon Kelapa

Naas, Penderes Nira Tewas Jatuh Dari Pohon Kelapa
Foto  Ilustrasi



gentamerah.com

Tanggamus – Sunaryo (35), penderes
gula kelapa asal Dusun Tulung Langok, Pekon Kotaagung, Kecamatan Kotaagung,
Kabupaten Tanggamus, Lampung, ditemukan sudah meninggal dunia di bawah pohon
kelapa yang dipanjatnya, Jumat (27/1/2017).

Korban pertama ditemukan oleh kakak
iparnya, Parmin (40), yang juga berprofesi menyadap nira kelapa sekitar pukul
10.00. Diduga korban meninggal setelah terjatuh dari pohon kelapa yang
dipanjatnya saat menderes.
Informasi yang dihimpun gentamerah.com,
pagi itu korban seperti biasa berangkat untuk menyadap nira kelapa di kebun
yang tak jauh dari rumahnya. Setiba di lokasi kebun kelapa, korban bersama
Parmin, kakak iparnya langsung memanjat satu persatu pohon kelapa.
Secara kebetulan pagi itu juga ada
sejumlah warga yang sedang memetik (ngunduh) kelapa tidak jauh dari lokasi
korban memanjat.  Sampai pukul 10.00,
Parmin sudah selesai menderes nira kelapa dan bermaksut pulang.
Saat melintas disebuah pohon kelapa
tempat korban terjatuh, Parmin melihat adik iparnya sudah tergeletak di bawah
pohon kelapa. Parmin segera berteriak meminta tolong warga sekitar. Beberapa
orang yang mendengar teriakan korban segera mendatanginya dan melakukan
pertolongan. Naas, nyawa korban sudah melayang.
“Saat ditemukan posisi adik saya
itu tengkurep (telungkup). Diperkirakan adik saya itu jatuh sekitar setengah
jam. Karena saya mendengar ada suara jatuh, tapi saya pikir paling itu kelapa
jatuh, karena saat itu juga ada yang ngunduh kelapa,” ujar Parmin.
Parmin mengaku tidak mengetahui
penyebab jatuhnya korban. “Saya tidak tahu penyebab adik saya jatuh.
Mungkin keplset atau pelepah kelapa patah saya tidak tahu. Sebab saat itu juga
saya lagi  nderes,” katanya sedih.

Sugiarti, istri korban mengaku ikhlas
atas musibah yang menimpanya. “Gimana lagi mas, ya ikhlas saja, itu sudah
kehendak Allah. Saya harus kuat demi tiga orang anak saya yang masih
kecil-kecil,” kata dia dengan tidak bisa menahan sedihnya.

Penulis : Sayuti Rusdi
 Editor : Seno
Print Friendly, PDF & Email

Penulis

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group