Diduga Ada Tradisi Tilep KIP di Institut Al Ma’Arif Waykanan, Surat Kuasa Diperbaharui Sendiri

Waykanan – Diduga pengelola Institut Al Ma’Arif Waykanan, Lampung sunat dana Kartu Indonesai Pintar (KIP) milik ratusan Mahasiswa dari semester dua hingga delapan. Tak tanggung-tanggung mahasiswa dari Dana Rp6,6 juta hanya menerima Rp1 Juta.

Selain dana KIP, Informasi yang di terima gentamerah.com, pengelola Al Ma’Arif juga terindikasi permainkan dana pendidkan kontemporer antara konsepsi dan Aplikasi (DP-KAKA) sebesar Rp20 Juta.

Alasan pengelola lakukan Potongan KIP tersebut, untuk SPP penerima KIP, SPP Pendamping, Tabungan, Ketrampilan, Transportasi dan Pelaporan, untuk tahun 2023/2024.

“Tabungan, mana ada. SPP pendamping, pendamping yang mana. Seharusnya kami menerima penuh uang itu, jangan di tilep dulu,” kata salah satau Mahasiswa Al Ma’Arif Waykanan yang enggan di sebut Namanya.

Kata dia, selama ini KIP tersebut di ambil oleh pengelala Al Ma’Arif Waykanan dengan surat kuasa, namun ada dugaan surat kuasa tersebut selalu di perbaharui tanpa adanya pemberitahuan ke mahasiswa penerima KIP.

Sementara itu, salah seorang Pengelola Institut Al Ma’Arif yang juga penggung jawab dana tersebut, Muhammad saat di mintai keterangan hal itu via WhatSaap pribadinya, enggan memberikan komentar, dan terkesan blunder.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group