Pembangunan DWPMI Tanggamus Telan Dana Rp9,3 Miliar

Pembangunan DWPMI Tanggamus Telan Dana Rp9,3 Miliar
Caption: Tinjau lokasi Wisata– Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I meninjau langsung rencana lokasi destinasi wisata pantai Muara Indah Kota Agung, yang rencananya dengan konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH), Senin (13/2) pukul 10.00 Wib.Foto: Budi Marsudi Widayat/gentamerah.com



gentamerah.com

Tanggamus- Guna mendorong peningkatan
ekonomi warga Tanggamus Lampung dan menggait pembinis dari luar daerah,
pemerintah daerah setempat mengucurkan dana Rp9,3 miliar untuk pembangunan
destinasi wisata pantai Muara Indah (DWPMI) Kota Agung.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati
Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I ketika meninjau rencana lokasi destinasi
wisata pantai tersebut, yang rencananya dikonsep Ruang Terbuka Hijau (RTH),
Senin (13/2) pukul 10.00 Wib.
Wabup Didampingi Plt Sekda Andi
Wijaya, Kepala Dinas PUPR Riswanda Djunaidi, Kepala Diskominfo Sabaruddin,
Kepala Dinas Perikanan Edi Narimo, Kepala Dinas Perhubungan Rizal Pahlevi,
Kabid Destinasi dan Pemasaran Wisata Marhasan Samba serta Sekretaris HNSI
Tanggamus Mastang.
Menurut Samsul Hadi, setelah
dibangunnya destinassi wisata pantai Muara Indah yang terletak di pantai Muara
Indah, Kelurahan Baros Kecamatan Kota Agung tersebut, akan meningkatkan geliat
perekonomian masyarakat, karena terbukanya peluang berbisnis, seperti bisnis
kuliner, bisnis souvenir, bisnis jasa dan sebagainya.
“Tidak hanya masyarakat sekitar
lokasi wisata saja, akan tetapi warga dari luar Kota Agung juga akan tertarik
untuk berbisnis di areal tersebut, sehingga kesejahteraan masyarakat Tanggamus
juga akan meningkat, itu yang Pemerintah Kabupaten Tanggamus harapkan,”
katanya.
Samsul Hadi juga menginginkan terminal
Kota Agung sebagai lokasi parkir bagi para wisatawan, dan dapat dijadikan
transit para wisatawan dari luar Kota Agung ke lokasi.
“Untuk rencana pembangunan segera
dilaksanakan dalam pekan ini, tahapan awal adalah land clearing dinding penahan
pantai, areal parkir area jogging, MCK, dan mushola, adapun lahan lokasi wisata
ini sekitar 8.000 meter persegi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR
Tanggamus Riswanda Djunaidi, menerangkan bahwa sumber dana pembangunan
destinasi wisata Muara Indah ini berasal dari anggaran APBD Provinsi Lampung
senilai Rp4,8 miliar, anggaran APBD Kabupaten Tanggamus Rp2,5 miliar dan
anggaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Rp2 miliar.
“Dalam pembangunan muara indah ini,
terdapat tiga pos anggaran, dikarenakan didalam proyek ini terintegrasi dengan
program provinsi dan KKP,” katanya.
Terpisah, Kepala Bappeda Tanggamus
Hendra Wijaya Mega mengatakan, dilokasi wisata Muara Indah tersebut akan
dibangun ikon Kabupaten Tanggamus, berupa patung ikan lumba-lumba dengan tinggi
10 meter, dengan aggaran dana Rp1 miliar.
Pembangunan patung lumba-lumba
terbesar di Kabupaten Tanggamus tersebut, berdasarkan ide dari wakil Bupati Hi.
Samsul Hadi, M.Pd.I.
“Jadi nantinya dilokasi wisata pantai
muara indah tersebut akan berdiri patung ikan lumba-lumba, tapi bukan berbentuk
bung lumba seperti selama ini yang dibangun, harapannya akan menjadi ikon
dilokasai destinasi wisata tersebut,” katanya.
Penulis : Budi Widayat M
 Editor : Sayuti Rusdi
Print Friendly, PDF & Email

Penulis

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group