Palembang – Seorang pria berinisial R (32) ditangkap polisi setelah diduga membunuh istrinya sendiri, SW (38), di rumah kontrakan mereka di Perumahan Karya Mandiri, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (21/1/2026) siang.
Kapolsek Sako Kompol Makmun Nartawinata membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Sako untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
“Pelaku, yang merupakan suami korban, sudah kami amankan di Polsek Sako. Sementara jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan forensik,” kata Makmun kepada wartawan, Rabu.
Makmun menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, antara pelaku dan korban sempat terjadi cekcok rumah tangga. Dalam pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
“Korban dan pelaku adalah pasangan suami istri. Berdasarkan pengakuan pelaku, memang terjadi pertengkaran, dan ia mengakui telah melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia,” ujarnya.
Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan yang terlihat secara kasat mata. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Untuk motif dan penyebab kematian korban secara pasti masih kami dalami. Kami menunggu hasil pemeriksaan forensik dari rumah sakit,” tambah Makmun.
Sebelumnya, warga sekitar digegerkan dengan penemuan jasad SW di dalam rumah kontrakannya pada Rabu siang. Salah seorang tetangga korban, Jefri, mengatakan jenazah ditemukan setelah orang tua korban datang ke kontrakan dan meminta bantuan warga untuk membuka pintu rumah.
“Kami diminta menemani orang tua korban masuk ke rumah. Setelah pintu dibuka, korban sudah dalam posisi telentang dan ditutup sprei,” ujar Jefri.
Jefri mengaku tidak mendengar keributan atau tanda-tanda pertengkaran sebelum kejadian. Menurutnya, korban dan pelaku baru beberapa bulan terakhir menempati kontrakan tersebut.
“Selama ini tidak pernah terdengar suara berkelahi. Saya juga tidak melihat kejanggalan sebelum kejadian,” katanya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap motif pasti pembunuhan tersebut.













