Sastra  

Guruh yang Disembunyikan Langit

Guruh yang Disembunyikan Langit

  Oleh : Bimo Seno

Langit kabari aku jika gelapmu tak membuahkan petir
Jika mendungmu tak lagi turunkan hujan
Aku ingin berlari mengejar mimpiku
Menggapai segala rasa yang terencana

Jika petir terus menyambar aku takut terkapar
Jika hujan terus mengguyur aku basah kedinginan
Janganlah engkau sembunyikan guruhmu
Atau apa di balik langit mu

Bisakah kau merubah mendungmu jadi cahya rembulan
Biar aku dapat memeluk sinarnya
Jangan lagi merubah makna tetesan embun
Agar aku bisa meneguknya walau setitik

Langit, dengarkah rintihan jiwaku
Tangisan dua Cahaya hatiku
Atau kau pura-pura menjadi tuli
Hingga kau biarkan mimpiku mati

Sudah lagi beralaskan petir karena mendung
Jika ternyata kau sembunyikan guruh demi kenikmatan
Sudah aku tengadahkan mukaku
Menatap pilu dengan ribuan bebanku

Langit, apa aku harus terus merayu
Dengan kepura-puraan awan-awanmu
Atau akan terus kau simpan guruh tanpa turunkan hujanmu
Aku takut Laknat penciptamu meruntuhkanmu
19/04/2026

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group