MESUJI – Keluhan warga soal sulitnya mengurus administrasi kependudukan (Adminduk) di Mesuji akhirnya dijawab tuntas. Bupati Mesuji, Hj. Elfianah Khamami, SE, tak pakai lama. Rabu (13/08/2025), mobil layanan perekaman KTP langsung digerakkan menuju kecamatan-kecamatan, termasuk Rawajitu Utara.
Sejak pagi, warga sudah mengantre. Antusiasme membuncah. Ada yang datang demi perekaman KTP, bikin Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, bahkan urus akta kelahiran dan kematian. Semuanya gratis.
Data hari ini mencatat: 7 surat pindah keluar, 142 KK, 170 perekaman KTP, 350 KIA, 85 akta kelahiran, 15 akta kematian. Tak ketinggalan, perekaman untuk warga dengan ODGJ (1 orang) dan disabilitas (6 orang) juga dilakukan. “Kami tak hanya menunggu di kantor, tapi jemput bola hingga malam hari, sesuai arahan Bupati,” tegas Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dukcapil, Feri, didampingi Plt. Kabid Pencatatan Sipil, Eko Susanto.
Camat Rawajitu Utara, Hendra Kurniawan, S.Kom, mengaku salut. “Bupati Elfianah benar-benar memberi kemudahan, bahkan untuk warga yang tak bisa datang ke kecamatan,” ujarnya.
Aksi cepat ini jadi bukti bahwa Bupati Mesuji bukan hanya bicara, tapi bergerak. Warga pun merasakan langsung manfaatnya—bukan hanya di Adminduk, tapi juga dalam berbagai masalah lain yang kini satu per satu dibenahi.













