OKI – Warga Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI) digegerkan dengan penemuan sejoli tewas di dalam mobil yang terparkir di depan Terminal Kayuagung. Polisi memastikan keduanya meregang nyawa akibat menghirup gas beracun dari pendingin udara (AC) mobil yang terus menyala.
Kedua korban yakni PT (39), pegawai HRD, dan TR (38), seorang bidan di salah satu perusahaan. Jenazah mereka ditemukan Minggu (31/8/2025) pagi, setelah saksi melihat mobil masih hidup namun keduanya tak merespons.
“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ada tanda kekerasan. Keduanya meninggal karena keracunan gas beracun,” tegas Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, Senin (1/9/2025).
Sebelum ditemukan tak bernyawa, sejoli itu sempat membeli makan di warung pecel lele sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu (30/8/2025). Makanan dibawa masuk ke mobil dan disantap di dalam. Hingga dinihari, saksi menduga keduanya hanya tertidur. Namun, saat pagi dicek kembali, keduanya sudah tidak bernyawa.
Asap tebal sempat keluar ketika kap mobil dibuka. Dugaan kuat, mesin yang menyala semalaman membuat sirkulasi udara tertutup rapat hingga memicu keracunan. Jenazah keduanya langsung dievakuasi ke RSUD Kayuagung sebelum diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.








