Lampura – Menjelang tenggat akhir pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, suhu birokrasi di bumi Ragem Tunas Lampung mulai memanas.
Sebanyak 22 pejabat dari berbagai daerah resmi mengajukan diri untuk berebut empat kursi strategis di tubuh Pemkab Lampura.
Empat posisi itu bukan kursi sembarangan: Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, dan Kepala Kesbangpol.
Masing-masing jabatan ini diyakini menjadi poros utama dalam arah kebijakan dan wajah pemerintahan ke depan.
BKPSDM Pastikan Semua Siap, 22 Nama Masuk Radar Pansel
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Lampura, Hendri Dunant, memastikan seluruh berkas pendaftaran telah diterima dan diverifikasi.
“Dari empat JPTP yang dibuka, semuanya sudah memenuhi syarat administrasi dan siap melanjutkan ke sesi berikutnya. Hasilnya akan kami laporkan ke Panitia Seleksi (Pansel) pada 2 November mendatang,” ujar Hendri, didampingi Plt Kabid Mutasi Sarif, Kamis (30/10/2025).
Seleksi ini dibuka sejak 16 Oktober 2025 dan resmi ditutup malam ini, 30 Oktober pukul 23.59 WIB. Hendri menegaskan, bila masih ada pendaftar secara daring melalui portal ASN Karier, dokumen fisiknya masih bisa menyusul esok hari.
“Kalau ada tambahan malam ini, otomatis jumlah pelamar bisa bertambah. Tapi sejauh ini, sudah ada 22 pelamar yang masuk,” katanya.
Kursi Sekda Paling Panas
Dari empat jabatan yang dilelang, posisi Sekretaris Daerah disebut-sebut paling menarik perhatian.
Tercatat tujuh nama berebut jabatan bergengsi itu, termasuk beberapa pejabat kuat dari dalam Lampura seperti Dr. Desyadi (Kepala Bapenda) dan Khairul Anwar (Kadis Damkar), serta pesaing dari luar daerah seperti Dra. Intji Indriati (Asisten Pemkab Lamsel) dan Edyson Basid Habibi (Inspektur Mesuji).
Kursi Sekda memang jadi incaran. Bukan hanya karena posisi strategis, tapi juga karena jabatan ini disebut “penentu arah mesin birokrasi.”
Dari Bappeda hingga Kesbangpol: Wajah Baru di Ujung Persaingan
Di posisi Kepala Bappeda, empat pelamar bersaing ketat, termasuk nama-nama internal seperti Rohim Pauzi dan Dedi Irawan, serta pesaing eksternal seperti Dewi Setyawati dari Pemprov Lampung.
Sementara itu, jabatan Kepala Kesbangpol menjadi magnet tersendiri. Enam camat ikut bertarung, dari Ahmadi (Abung Semuli) hingga Zulham A. Razak (Sungkai Utara).
Sedangkan untuk BPKAD, lima pejabat mendaftar, termasuk Imam Sampurna (Kabag Tapem) dan Yustian Adhinata (Kabag Perencanaan Setdakab).
Rapat Penentuan 2 November: Siapa yang Lolos ke Babak Final?
BKPSDM memastikan seluruh hasil verifikasi akan dibawa ke rapat Panitia Seleksi pada 2 November 2025.
“Insyaallah tanggal dua nanti rapat penentuan kelanjutan selternya. Kita tunggu saja hasil resmi dari Pansel,” pungkas Hendri.
Publik kini menanti, siapa di antara 22 nama itu yang akan melenggang ke tahap akhir.
Sebab, empat kursi strategis inilah yang akan menentukan warna baru birokrasi Lampung Utara di era berikutnya.












