Menu MBG Ramadan Dirombak Total, BGN : Stop Kantong Plastik!

Stop Kantong Plastik!, Menu MBG Ramadan Dirombak Total
Ilustrasi MBG. GNM

Jakarta – Evaluasi menyeluruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan bakal dilakukan untuk memastikan standar gizi, ketepatan sasaran, dan transparansi anggaran tetap terjaga.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dr. Ir. Dadan Hindayana menegaskan, pembenahan dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari kemasan makanan, komposisi menu, hingga keterbukaan perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG). Langkah ini disebut penting agar tidak menimbulkan polemik di ruang publik.

Kemasan menjadi perhatian serius. Makanan tidak lagi dibagikan dengan wadah sederhana, melainkan harus menggunakan kemasan yang lebih representatif, higienis, serta mampu menjaga kualitas hingga diterima penerima manfaat.

Dari sisi komposisi, menu berbahan kacang diminta diganti dengan telur tanpa mengurangi nilai gizi. Pertimbangannya, harga kacang relatif lebih tinggi, sementara telur dinilai lebih ekonomis, memiliki citra protein yang baik, serta lebih mudah diterima masyarakat.

Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga diwajibkan menyusun penjelasan rinci terkait kandungan AKG dan harga bahan pangan dalam setiap menu. Untuk balita hingga siswa kelas 3 SD, pagu bahan baku ditetapkan Rp8.000 per porsi. Sementara kelompok lainnya sebesar Rp10.000 per porsi, dengan penyesuaian indeks kemahalan daerah dan bersifat at cost.

Selain itu, SPPG diminta mulai menyediakan peralatan vakum atau vacuum sealer guna menjaga daya tahan dan higienitas makanan selama proses distribusi. Penguatan standar keamanan pangan menjadi fokus utama selama Ramadan.

Pihaknya juga mengingatkan agar mitra tidak memaksakan penggunaan bahan baku yang kualitasnya menurun. Jika ditemukan bahan tidak layak, distribusi harus ditunda dan diganti pada hari berikutnya.

Penegasan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa kualitas, keamanan, dan transparansi anggaran MBG tidak boleh dikompromikan dalam kondisi apa pun.

Tinggalkan Balasan