Warga Nilai Gubernur Pramono Jarang Blusukan, Kinerja Belum Terasa

Warga Nilai Gubernur Pramono Jarang Blusukan, Kinerja Belum Terasa
Pramono - Rano

Jakarta – Publik Jakarta mulai mempertanyakan kinerja Gubernur Pramono Anung yang baru menjabat lebih dari 100 hari. Hasil survei Litbang Kompas pada Juni 2025 menunjukkan, 12,2 persen responden menilai Pramono jarang turun langsung ke masyarakat alias minim blusukan.

Tak hanya itu, 7,1 persen responden menilai belum ada gebrakan nyata dari mantan Sekretaris Kabinet era Presiden Jokowi tersebut. Penilaian lainnya menyebut Pramono lambat tanggap terhadap berbagai persoalan warga, dengan angka 5,1 persen.

Masalah klasik Jakarta juga belum mendapat perhatian serius. Sebanyak 4,7 persen responden menyebut banjir dan kemacetan belum terselesaikan. Disusul program-program yang belum jalan (3,9 persen) dan janji kampanye yang belum ditepati (2,5 persen).

Keluhan lain yang muncul antara lain bantuan sosial yang tidak merata (1,5 persen), gaya kepemimpinan yang dinilai kurang tegas (1,4 persen), hingga kurangnya komunikasi dan sosialisasi ke publik (masing-masing 1,4 persen). Sementara 7,4 persen responden punya kritik lain terhadap kinerja Pramono. Namun, 53 persen responden memilih tidak menjawab.

Meski begitu, masih ada penilaian positif. Sebanyak 5,7 persen warga menilai Pramono cukup merakyat, dan 5,6 persen menilai kinerjanya sudah baik. Respons cepat terhadap isu publik juga mendapat nilai serupa, yakni 5,6 persen.

Sementara 2,5 persen responden menganggap program dan visi misinya baik. Pramono juga dinilai sebagai pribadi yang baik (2,3 persen), tegas (1,8 persen), dan cepat dalam menangani banjir (1,7 persen). Responden lainnya menilai ia cerdas, peduli warga, hingga dinilai berhasil memperluas rute transportasi umum.

Namun, seperti pada penilaian negatif, 53 persen responden juga tidak memberi komentar pada aspek positif Pramono.

Survei dilakukan Litbang Kompas pada 10–14 Juni 2025 lewat wawancara tatap muka terhadap 400 responden di DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah pencuplikan sistematis bertingkat, dengan margin of error ±4,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dibiayai penuh oleh Harian Kompas.

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group