Oleh : Bimo Seno Aku hanya bisa menyairkan doa-doa tentang segala yang retak di dada…
Langit yang Enggan Teduh
Oleh: Bimo Seno Langit, masihkah kautaruh mendung di bahuku yang mulai retak sedang langkah…
Oleh : Bimo Seno Aku hanya bisa menyairkan doa-doa tentang segala yang retak di dada…
Oleh: Bimo Seno Langit, masihkah kautaruh mendung di bahuku yang mulai retak sedang langkah…
Oleh : Bimo Seno – Bapak, kau bohong tentang kehidupan ini Dulu kulihat lumpur di…
Oleh : Bimo Seno – Dalam gelap itu aku masih meraba sisa-sisa arah sebab yang…
Oleh : Bimo Seno Pada tigaperempat malam aku kembali mengetuk yang tak berwujud membiarkan sunyi…
Oleh : Bimo Seno “Mak… iki anakmu.” Ucapku lirih di atas pusara itu. Pelan sekali….
Oleh : Bimo Seno Malam itu kembali datang tanpa suara. Dan seperti biasa, ingatan pelan-pelan…
Oleh : Bimo Seno Ayah, kerinduanku berdarah jalanku mematah tanpa kata bahasaku luruh tanpa kalimat…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.