Way Kanan – Gerai waralaba Indomaret yang berada di KM 2 Kelurahan Blambangan Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (23/01/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, meski saat itu wilayah setempat diguyur hujan rintik sejak pagi.
Kebakaran yang terjadi tepat di depan pintu gerbang perkantoran Pemerintah Kabupaten Way Kanan itu menghebohkan warga sekitar. Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, namun seluruh isi gerai dilaporkan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran dan nilai kerugian materiil belum diketahui. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada unit pendingin udara (AC) di dalam gerai. Sementara itu, pihak Indomaret belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Petugas Pemadam Kebakaran Way Kanan, Andi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran.
“Mendapat laporan adanya kebakaran, Damkar Way Kanan langsung mengirimkan lima personel dengan satu unit mobil pemadam ke lokasi. Kami juga menghubungi satu unit mobil pemadam dari Baradatu untuk merapat karena lokasi berdempetan dengan rumah warga dan toko lain. Alhamdulillah, sebelum Damkar dari Baradatu tiba, api sudah berhasil dipadamkan,” ujar Andi.
Ia menambahkan, setelah proses pemadaman selesai, petugas masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api baru di dalam bangunan gerai.
“Sekarang kawan-kawan Damkar istirahat sambil melihat kemungkinan adanya titik api baru. Setelah ini baru kami lakukan pendataan kerugian. Untuk penyebab kebakaran itu ranah kepolisian, namun informasinya diduga akibat korsleting listrik. Pastinya masih menunggu hasil penyelidikan,” katanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Namun angka pasti kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Peristiwa ini juga menyita perhatian warga karena api dengan cepat membesar meski dalam kondisi hujan. Hal itu diduga karena banyaknya material mudah terbakar, seperti barang berbahan plastik, yang terdapat di dalam gerai.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa risiko kebakaran tetap dapat terjadi meski di musim hujan. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik dan sumber api lainnya, terutama di lingkungan permukiman dan tempat usaha.













