Pramuka di Balik Jeruji, Lapas Waykanan Bentuk Disiplin dan Jiwa Baru bagi Warga Binaan

Pramuka di Balik Jeruji, Lapas Waykanan Bentuk Disiplin dan Jiwa Baru bagi Warga Binaan

Waykanan — Suara langkah kaki terdengar kompak di lapangan mini soccer Lapas Kelas IIB Waykanan, Senin (3/11/2025). Di bawah terik matahari, 32 warga binaan tampak berbaris rapi mengenakan seragam Pramuka. Tak ada wajah muram, tak ada pandangan kosong yang tampak justru semangat baru dari orang-orang yang tengah menata kembali hidupnya.

Kegiatan Pramuka di Lapas Waykanan ini bukan sekadar baris-berbaris. Di dalamnya, terselip pelajaran tentang tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama. Kepala Lapas Waykanan, Riski Burhannudi, menyebut kegiatan kepramukaan adalah bagian penting dari pembinaan kepribadian bagi para warga binaan.

“Pramuka mengajarkan kedisiplinan dan kemandirian. Kami ingin mereka sadar, perubahan positif bisa dimulai dari hal sederhana menghargai waktu, bekerja sama, dan saling menghormati,” ujar Kalapas, usai memantau kegiatan.

Tak hanya soal fisik, kegiatan ini juga menanamkan semangat nasionalisme dan nilai kebersamaan. Para warga binaan dilatih tata upacara, baris-berbaris, hingga berbagai permainan edukatif yang memupuk mental positif dan rasa tanggung jawab.

Riski menegaskan, kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk menumbuhkan karakter baru di balik tembok besi.

“Kami ingin mereka keluar nanti bukan sekadar bebas, tapi lahir kembali sebagai pribadi yang lebih baik,” tambahnya.

Suasana pembinaan di lapangan itu seolah menjadi simbol bahwa perubahan bisa tumbuh di mana saja,  bahkan di balik jeruji. Bagi warga binaan, setiap langkah kaki yang berbaris rapi hari ini adalah janji kecil untuk melangkah lurus saat mereka kembali ke masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group