Way Kanan — Upacara Hari Sumpah Pemuda di Lapas Kelas IIB Way Kanan berlangsung penuh khidmat. Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, semangat persatuan dan kebangsaan justru menyala paling terang.
Suara derap langkah barisan pegawai dan warga binaan mengisi halaman Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan, Selasa pagi (28/10/2025). Tepat pukul 07.30 WIB, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dimulai.
Dengan tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, upacara ini menjadi simbol tekad untuk menjaga bara nasionalisme di tengah lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Way Kanan, Riski Burhannudin, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya meneladani semangat para pemuda 1928 yang bersatu melawan perpecahan.
“Kita mengenang semangat dan tekad para pemuda yang dikobarkan pada 28 Oktober 1928. Mari kita tanamkan api itu dalam diri, menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia,” ujar Riski tegas dari podium upacara.
Riski menambahkan, nilai-nilai luhur dalam Sumpah Pemuda harus menjadi kekuatan moral bagi seluruh elemen bangsa, termasuk mereka yang tengah menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Nilai kebersamaan, toleransi, tanggung jawab, dan disiplin diri menjadi fondasi membangun kepribadian bangsa yang berkarakter.
Upacara yang diikuti pejabat struktural, petugas, dan warga binaan itu berlangsung tertib dan penuh makna. Para peserta berdiri tegap, menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dengan suara lantang, sementara bendera Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang.
Seketika, suasana hening, hanya angin pagi yang berdesir di antara dinding lapas, membawa pesan bahwa semangat pemuda tak pernah mati, meski terkungkung ruang terbatas.
“Bagi kami, Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar upacara seremonial,” tambah salah satu petugas. “Ini momentum membangkitkan semangat kebangsaan, baik bagi petugas maupun warga binaan.”
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapas Way Kanan menegaskan satu hal: rasa cinta tanah air bisa tumbuh di mana saja, bahkan di balik jeruji besi.













