ADVERTORIAL
Lampung Utara — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Utara menetapkan nota keuangan dan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Namun, kembali terjadi defisit sebesar Rp17,4 miliar yang akan ditutup melalui pembiayaan neto APBD.
Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, dalam sidang paripurna di gedung DPRD, Rabu (5/11/2025), menyampaikan total pendapatan daerah mencapai Rp1,707 triliun, dengan belanja daerah sebesar Rp1,690 triliun, dan pembiayaan daerah Rp15 miliar.
“Kami berharap pembahasan APBD dapat disepakati tepat waktu agar pembangunan daerah segera memiliki landasan hukum,” ujar Romli.
Wakil Ketua II DPRD Lampung Utara, Dedy Amdrianto, menegaskan pentingnya koordinasi lintas OPD agar penyusunan RAPBD berjalan efektif.
“Kita ingin percepat pembahasan tanpa mengurangi kualitas. OPD harus aktif menyampaikan bahan sejak dini,” katanya usai memimpin rapat.
Sekretaris DPRD Eka Dharma Thohir memastikan rapat memenuhi kuorum dengan 25 anggota hadir, terdiri dari 21 hadir langsung dan 4 secara daring. ADV













