Lampung Utara – Polemik robohnya tarup di Lampura Fest 2025 terus melebar. Sejumlah Camat akhirnya buka suara. Mereka menegaskan tetap mendukung program Bupati untuk memajukan UMKM, namun sumbangan Rp1,5 juta yang dibebankan kepada Camat jadi pertanyaan besar.
Salah satu Camat di Lampung Utara menegaskan dukungannya terhadap niat Bupati yang ingin memajukan UMKM melalui gelaran Lampura Fest. Namun ia menyayangkan adanya dugaan pungutan yang dibebankan kepada para Camat.
“Kalau itu program Bupati, kami sangat mendukung. Karena beliau ingin memajukan UMKM yang ada di Lampung Utara, ini benar kok,” ucap seorang Camat, Minggu (28/9/2025).
Baca Juga : Tarup Lampura Fest Ambruk, Dugaan Setoran Jutaan dari Camat Bikin “Melongo”
Namun, sang Camat menegaskan bahwa para Camat justru tidak dilibatkan penuh dalam acara. Ia menyebut tidak ada penghormatan sedikitpun dari panitia penyelenggara.
“Tadi malam, kepada yang terhormat Ketua penyelenggara, kami sama sekali tidak disentuh. Makanya kami ngebelok di samping panggung lalu balik ke stand masing-masing. Kami bukan minta dihormati, tapi setidaknya dilibatkan,” katanya.
Lebih jauh, Camat itu juga menyinggung soal pungutan sumbangan Rp1,5 juta. Menurutnya, uang tersebut dikumpulkan melalui pihak tertentu yang jadi kontak person.
“Sumbangan Rp1,5 juta itu ada di kontak person siapa gitu, semua Camat itu. Semalam semua Camat pada melipir karena merasa tidak jelas alurnya,” bebernya.
Pernyataan ini makin mempertegas adanya sorotan publik terhadap transparansi panitia Lampura Fest. Pasalnya, selain robohnya puluhan tarup, kini muncul dugaan setoran jutaan rupiah yang membebani para Camat.













