Pupuk Hilang, Panen Anjlok! PDIP Lampura Didesak Bela Petani

Petani Lampura Menjerit! Pupuk Langka, Jalan Rusak, Hasil Panen Anjlok

Lampung Utara – Keluhan pedih petani di Lampura kembali menyeruak. Pupuk langka, harga panen jatuh, hingga sawah gagal panen jadi jerat hidup yang makin mencekik.

DPC PDI Perjuangan Lampung Utara turun  ke sawah menampung jeritan petani. Aksi ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional.

Ketua DPC PDIP Lampung Utara, Drs. Yose Rizal, M.H., mengaku kaget mendengar banyaknya masalah yang menimpa petani. Mulai dari kelangkaan pupuk, akses jalan tani yang rusak, hingga harga gabah dan jagung yang tidak stabil.

“Bung Karno dulu mengingatkan, pangan ini soal hidup matinya bangsa. Kalau petani hancur, negara bisa gagal,” tegas Yose saat meninjau sawah, Selasa (24/9/2025).

Menurut Yose, suara petani adalah alarm keras bagi pemerintah. Pihaknya berjanji membawa aspirasi tersebut ke DPRD hingga pusat. “Petani jangan hanya dijadikan tameng politik. Mereka butuh solusi nyata, bukan janji,” ujarnya.

Kelompok tani di Lampura sendiri mengaku kehabisan tenaga. Mayoritas petani sudah berusia lanjut. Mereka berharap adanya bantuan teknologi pertanian modern seperti mesin panen, drone sprayer, dan alat tanam untuk meringankan kerja.

Selain itu, musim tak menentu memperparah keadaan. Saat kemarau sawah kekeringan, sementara musim hujan malah diterjang banjir. “Kami butuh irigasi yang layak, kalau tidak, panen kami terus gagal,” ungkap salah satu petani.

Aksi turun ke sawah ini disebut Yose sebagai bukti nyata PDIP bersama wong cilik. Ia menegaskan partainya berkomitmen terus membela petani sebagai pilar ketahanan pangan bangsa.

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group