Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berhasil mengantongi uang ratusan juta rupiah usai membongkar empat pasar tradisional.
Empat pasar yang dibongkar itu yakni Pasar Dekon, Pasar Ganefo, Pasar Pagi Baru, dan Pasar Pagi Lama. Dari hasil pembongkaran, aset berupa besi dan material bekas bangunan dijual, menghasilkan pemasukan sekitar Rp270 juta.
“Dari empat pasar yang dibongkar, kita mendapat pendapatan sekitar Rp270 juta,” ungkap Kepala Bidang Inventarisasi Aset BPKAD Lampung Utara, Andriwan, Rabu (17/9/2025).
Rinciannya, Pasar Pagi Baru dan Pagi Lama menyumbang Rp120 juta, sedangkan Pasar Dekon dan Ganefo sekitar Rp150 juta.
Menurut Andriwan, penjualan dilakukan dengan sistem penunjukan langsung kepada pihak pengembang revitalisasi Pasar Dekon. Awalnya direncanakan lelang, namun diputuskan penunjukan langsung agar lebih cepat.
Ia memastikan, proses ini tidak melanggar aturan karena sudah sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016. “Seluruh hasil penjualan sudah masuk ke kas daerah,” tegasnya.
Sementara itu, pemerintahan Bupati Hamartoni Ahadis sedang fokus menata wajah kota. Keempat pasar itu akan disulap: Pasar Dekon dan Ganefo bakal dibangun pasar semi modern, sementara lahan eks Pasar Pagi Baru dan Lama akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH).













