Tak Terima Ayahnya Meninggal Dunia, Anak Pasien Banting Perawat hingga Luka

Tak Terima Ayahnya Meninggal Dunia, Anak Pasien Banting Perawat hingga Luka
Ilustrasi

Makassar – Tak terima Ayah kandungnya meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit (RS) meninggal dunia, MAR (23) memiting leher hingga membanting seorang perawat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Ruang Urogoli, Lontara 4 RSUP Wahidin, Sabtu (24/5/2025) lalu. Pelaku akhirnya dibekuk polisi di wilayah Makassar, Selasa (8/7/2025).

“Pelaku sudah dua kali mangkir dari panggilan, jadi kami lakukan penangkapan paksa berdasarkan surat perintah,” kata Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf, Jumat (11/7/2025).

Menurut keterangan polisi, insiden bermula saat MAR meminta bantuan perawat untuk mengecek kondisi ayahnya yang menurun. Perawat langsung menuju kamar dan memasang alat bantu napas serta monitor.

“Saat itu pasien masih bernapas dengan angka 20-22 dan tensi 91/60. Setelah ditangani, pasien agak membaik dan keluarga diberi edukasi,” jelas Yusuf.

Namun tak lama, kondisi pasien kembali drop dan meninggal dunia meski sudah dilakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP).

Saat perawat hendak merawat jenazah, tiba-tiba MAR mengamuk dan langsung menyerang. “Korban dipiting lehernya lalu dibanting ke lantai hingga mengalami luka memar dan nyeri,” tambahnya.

Atas laporan korban, Unit Reskrim Polsek Tamalanrea bergerak cepat. Setelah bukti visum dan pemeriksaan saksi dikantongi, pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

error: Berita Milik GNM Group