Oleh : Bimo Seno
Aku lupa saat ini aku siapa
ternyata hanya bayang-bayang tak guna
percuma menyapa
tak akan terlihat nyata
Bicaraku hanya angin berdesir
karena tubuhku berlumur pasir
bukan mutiara yang indah
bahkan menyengat bau anyir
Aku lupa
jika ucapku hanya siksa
nafasku hanya morgana
dan jiwaku telah senja
Kata-kataku gugur sebelum tiba
terhempas di ruang tanpa telinga
menjadi gema yang terpecah
lalu hilang tanpa sisa
Di antara lalu lalang yang tak peduli
aku berdiri tanpa arti
adaku hanya jeda
terlewat tanpa makna
Sapaku jatuh seperti debu
menempel sesaat lalu berlalu
tak mungkin tersimpan
karena rasa tiada harap
Way Kanan, tanpa waktu













