Waykanan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Waykanan melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di gazebo pelatihan Lapas Kelas IIB Waykanan, Rabu (04/02/2026), sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Pembangunan ZI Tahun 2026 ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung Nomor: PAS.1-OT.03.03-6 tanggal 28 Januari 2026 tentang pemberitahuan pelaksanaan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Waykanan, Riski Burhannudin, dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta petugas pelaksana. Penandatanganan ini menjadi langkah awal sekaligus pernyataan sikap seluruh jajaran Lapas Waykanan dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kepala Lapas Kelas IIB Waykanan, Riski Burhannudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi. Menurutnya, pembangunan ZI harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh pegawai.
“Zona Integritas bukan hanya formalitas, tetapi harus diimplementasikan melalui peningkatan integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat dan warga binaan,” ujar Riski.
Ia menambahkan, seluruh jajaran Lapas Waykanan diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsi secara konsisten sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, setiap pegawai diminta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Melalui penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas ini, Lapas Kelas IIB Waykanan menegaskan kesiapannya untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.













