Potongan Ada, Manfaat Ghaib, “Iuran Hantu dari Lampura”
iuran Korpri itu lebih misterius dari tuyul,” celetuk Kawan sambil meniup kopi panas di warung kecil pinggir jalan, di area yang tak jauh dari rumah dinas Bupati... Baca lebih lanjut.
Kejari Mengintip Gedung Sebelah, “Bisik-Bisik” Jadi Nyata?
Warung Padang di SPBU depan kantor DPRD itu penuh aroma rendang dan gulai. Aku, Kawan, dan Sahabatku duduk di pojok, sambil mengaduk... Baca lebih lanjut.
Lambang yang Tak Pulang “Maling Berdasi”
“Masih juga belum dikembalikan?” tanya sahabatku, sembari meletakkan kopi yang tinggal setengah di sebuah warung padang SPBU Kotabumi.... Baca lebih lanjut.
Racun di Balik Nama Bangkit “Lampura Membara”
"Kau ikut grup Lampung Utara Bangkit Bersama itu?" tanya sahabatku, sambil menyeruput kopi yang tinggal separuh.... Baca lebih lanjut.
Aliran Irigasi Tak Nentu, Gagalnya Panen Hilangnya Perhitungan Tanam Padi
Pagi itu, matahari belum sepenuhnya terbit. Cahayanya masih malu-malu menembus celah awan tipis di langit timur. Di antara sinar... Baca lebih lanjut.
Tangisan Sunyi dari Balik Dinding Pesantren,“Dua Hari Sekali Diperkosa Ustadz Ponpes”
Di sebuah sudut pesantren yang semestinya menjadi tempat menimba ilmu dan meneduhkan jiwa, seorang gadis belia menjalani hari... Baca lebih lanjut.
“Tangisan di Tanah Kasui: Mahasiswi Itu Pergi Bersama Bayinya yang Tak Pernah Menangis”
Malam itu, hujan rintik turun pelan seolah ikut berkabung. Di Kampung Tanjungbulan, Kecamatan Kasui Kabupaten Waykanan... Baca lebih lanjut.
Rumah Sakit Megah, “Dokter Gaib, Parkir Berhantu”
“Dokter itu... sudah lama nggak kerja, tapi anggarannya masih jalan,” begitu celetoh kawan seraya berbisik tapi nyaring.... Baca lebih lanjut.
Kejari vs DKPP “Nyali yang Dipertanyakan”
"Apa kabar KPU di daerah temanku ya? Apakah mereka masih baik-baik saja, atau justru sedang menakar nyali di bawah sorotan publik?"... Baca lebih lanjut.
Brantas Preman, “Yakin Tah”, Pungli Berseragam Gemana?
“Pemberantas Preman, Pemalak, Ormas, ya tah !. Ah ga yakin aku. Apalagi berantas pemalak berseragam, ini yang sulit,” celoteh kawan, di warung Kopi... Baca lebih lanjut.

