Oleh : Bimo Seno Kucoba sibakkan mendung yang menggulung Agar hujannya turun, meski rintik Aku…
Puisi
Jejak yang Tak Diakui Tanah
Oleh : Bimo Seno Masih kupanggil namamu lewat retak tanah yang menyimpan gema tanpa…
Rindu yang Kehilangan Suara
Oleh : Bimo Seno Akan adakah canda di ruang yang kian lengang atau telah larut…
Langit yang Menyaksikan Retak
Oleh : Bimo seno Hujan datang tanpa musim mematahkan cahaya yang pernah utuh kabut hitam…
Asing Dalam Jiwa
Oleh : Bimo Seno Katatap wajah itu tanpa kata Bahkan kalimat merayupun tak jua Aku…
Ambang yang Tak Pernah Dijawab
Oleh : Bimo Seno Malam berkesunyian yang menerpa mengeluh tanpa kata…
Dalam Sunyi Tak Bernama (1)
Oleh :…
Merajut Warna Yang Pudar
Ayah takut warna itu benar-benar hilang ,Warna yang dulu kita lihat cerah
Jika suatu hari warna itu kembali penuh
Siapalah Aku
Oleh : Bimo Seno Aku lupa saat ini aku siapa ternyata hanya bayang-bayang tak guna…
Koyak Dalam Senja
Sendal jepitku mulai koyak, Mungkin Luka lama mulai menganga, Kenapa duri harus menancap di ujung senja, Sedangkan hati ingin kesanjungan, Belum berdarah lagi luka lama itu
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

