OKU Selatan – Kasus kematian seorang staf sekretariat Bawaslu OKU Selatan, Sumatera Selatan, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Korban ditemukan tewas di dalam rumahnya di Perumahan Bukit Permai, Desa Plangki, Kecamatan Muaradua, Rabu (25/03/2026).
Maria ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka di bagian leher yang diduga akibat benda tajam. Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian serta motif di balik peristiwa tersebut.
Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus tersebut.
“Untuk motif korban meninggal dunia kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Anton L Sinaga, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna mengumpulkan bukti.
“Sudah kami lakukan olah TKP dan ada tiga warga yang sudah kami periksa sebagai saksi,” katanya.
Anton mengungkapkan bahwa meskipun ditemukan luka di bagian leher korban, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian secara pasti.
“Memang ada luka di leher korban, namun penyebab kematian masih kami dalami,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa polisi juga belum dapat memastikan apakah korban merupakan korban perampokan atau pembunuhan. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang.
“Untuk motifnya, apakah dirampok atau murni pembunuhan, masih kami selidiki. Barang-barang korban sejauh ini tidak ada yang hilang,” ungkapnya.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan dan tidak menutup kemungkinan melakukan pengejaran terhadap pelaku apabila terbukti terjadi tindak pembunuhan.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan, kami sedang mengumpulkan bukti dengan memeriksa saksi di TKP dan memburu pelaku,” tegas Anton.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan oleh pihak keluarga yang curiga karena korban tidak terlihat keluar rumah selama beberapa hari. Saat dipanggil, korban juga tidak memberikan respons.
Keluarga kemudian membuka paksa jendela kamar dan menemukan korban tergeletak di samping tempat tidur dalam kondisi bersimbah darah. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halaman korban di Sumatera Utara.
Pihak kepolisian juga telah meminta keluarga korban untuk membuat laporan resmi guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini masih terus didalami untuk mengungkap secara jelas kronologi serta pelaku di balik kematian korban.













