Lampung Barat – Banjir bandang menerjang Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibatnya, satu unit jembatan penghubung putus dan melumpuhkan akses utama warga.
Berdasarkan laporan BPBD Provinsi Lampung, banjir dipicu hujan deras yang menyebabkan Sungai Way Kabul meluap. Debit air yang tinggi memperparah kondisi jembatan yang sebelumnya sudah mengalami pengikisan.
“Curah hujan tinggi menyebabkan aliran sungai meluap dan menggerus struktur jembatan yang memang sudah tergerus sejak beberapa hari sebelumnya. Akhirnya jembatan tidak mampu menahan arus dan putus,” kata Humas BPBD Lampung Wahyu Hidayat, Selasa (14/4/2026).
Jembatan yang putus diketahui memiliki lebar sekitar 6 meter dengan kedalaman gerusan mencapai kurang lebih 10 meter. Kondisi tersebut membuat jalur penghubung antarwilayah tidak bisa dilalui kendaraan.
Meski kerusakan cukup parah, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, namun dampak kerusakan cukup besar karena jalur utama masyarakat terputus,” ujarnya.
Saat ini, tim BPBD Kabupaten Lampung Barat telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, mulai dari pendataan kerusakan, pengamanan area, hingga koordinasi dengan instansi terkait.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk sementara menggunakan jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
Sementara itu, Kepala BPBD Lampung Barat Padang Priyo Utomo mengatakan pihaknya masih melakukan peninjauan di sejumlah titik terdampak banjir bandang.
“Kami masih melakukan pengecekan di beberapa lokasi terdampak,” singkatnya.








