Lampung Barat – Seorang petani tewas mengenaskan usai diterkam harimau liar. Tubuh Misni (63) ditemukan sudah tak utuh, terseret sejauh satu kilometer dari lokasi kebun miliknya.
Peristiwa tragis ini terjadi di Pekon Sukabumi, Kecamatan Batubrak, Lampung Barat, Kamis malam (10/7/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan—kaki kanan tinggal tulang.
Menurut keterangan Dandim 0422 Lampung Barat, Letkol Inf Rizki Kurniawan, lokasi kebun korban berada di luar kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Namun, tubuh korban justru ditemukan sudah berada di dalam hutan, yang diyakini sebagai habitat harimau tersebut.
“Artinya korban ini diserang di kebun, lalu diseret masuk ke dalam hutan,” ujar Rizky saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7/2025).
Kasus ini menambah daftar panjang konflik manusia dan satwa liar di wilayah Lampung Barat. Pihak TNI bersama aparat terkait langsung mengambil langkah cepat.
“Kami akan koordinasi dengan kepolisian, pihak TNBBS, BKSDA, dan pemerintah daerah. Untuk sementara, masyarakat diimbau tidak beraktivitas di kebun dulu,” lanjutnya.
Selain sosialisasi, TNI dan BKSDA akan membahas kemungkinan pemasangan kandang jebak harimau, namun langkah ini akan disesuaikan dengan status kawasan yang merupakan habitat asli satwa dilindungi.
Sebelumnya, korban diketahui sedang berada di kebunnya. Hingga malam hari, ia tak kunjung pulang. Warga lalu melakukan pencarian, dan akhirnya menemukan jasad korban dalam kondisi tak utuh.
