Lampung Utara – Puluhan siswa SMA Negeri 4 Kotabumi dilarikan ke rumah sakit usai diduga keracunan makanan bergizi gratis. Pemerintah daerah bergerak cepat, bahkan Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis turun langsung memastikan penanganan korban.
Puluhan siswa SMA Negeri 4 Kotabumi mendadak tumbang usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG), Rabu (1/10/2025). Gejalanya mulai dari mual, muntah, hingga tubuh lemas. Mereka langsung dilarikan ke dua rumah sakit, RSU Handayani Kotabumi dan RSUD Ryacudu Kotabumi.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, yang didampingi Kadis Kesehatan dr. Maya Manan dan Kadis Pendidikan Sukatno, langsung turun ke rumah sakit untuk meninjau kondisi para korban. “Kami pastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. Semua kebutuhan siswa yang dirawat akan ditangani sebaik mungkin,” tegasnya.
Hamartoni juga meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan agar insiden serupa tidak kembali terjadi. “Sekolah, tenaga kesehatan, dan pihak terkait harus berkoordinasi lebih baik. Masyarakat juga wajib menjaga pola hidup bersih dan sehat, terutama soal makanan,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, dr. Dian Mauli, mengungkapkan pihaknya telah mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan. “Kami curiga pada daging ayam yang ditepungi. Sampelnya sudah diamankan dan akan diuji laboratorium. Balai POM juga akan turun melakukan pemeriksaan,” bebernya.
Menurut Dian, makanan bergizi gratis itu dibagikan oleh Gudang SPPG di depan Pasar Sentral Kotabumi. “Gejalanya memang mengarah pada keracunan makanan, tapi hasil pastinya masih menunggu uji lab,” katanya.
Kini, Pemkab Lampung Utara memastikan akan mengawal penuh perkembangan kondisi para siswa hingga pulih.
