Lampung Utara – Akreditasi sekolah-sekolah di Lampung Utara bakal tak semudah dulu. Dinas Pendidikan setempat menggandeng Badan Akreditasi Nasional PAUD dan Dikdasmen (BAN-PDM) Provinsi Lampung, untuk menyisir mutu pendidikan hingga ke akar.
Kerjasama ini bukan basa-basi. Dinas sebagai pemegang data lapangan, dan BAN-PDM sebagai penilai independen, kini menyatukan kekuatan untuk menyaring kualitas satuan pendidikan.
“Data dari Dinas Pendidikan sangat penting. Karena kami butuh informasi akurat soal kondisi sekolah, SDM, hingga sarpras. Itu jadi dasar penilaian kami,” ujar Ketua BAN-PDM Lampung, Mega Aria Monica, M.Pd, Kamis (7/8/2025).
Mega menegaskan, selama ini banyak sekolah kebingungan menghadapi proses akreditasi. Dengan sinergi ini, pelaksanaan akreditasi akan lebih terarah, lancar, dan efisien.
Dinas tak tinggal diam. Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara, Sukatno, menegaskan bahwa hasil akreditasi bukan sekadar angka, tapi jadi bahan pembinaan.
“Kalau nilainya rendah, langsung kita dampingi. Biar cepat naik kelas dan layak menyandang standar nasional,” tegas Sukatno, didampingi Kabid PAUD & PNF Yeni Sulistina, Kabid SD Opi Riansyah, dan Seripuniati.
Lebih lanjut, Sukatno mengatakan kerja sama ini juga akan memperkuat sistem jaminan mutu pendidikan secara menyeluruh. BAN-PDM sebagai penilai luar, Dinas sebagai pendamping dalam.
“Dinas bisa jadi corong informasi akreditasi ke sekolah-sekolah. Kita bantu sosialisasi, bantu persiapan dokumen, dan jembatani kebutuhan teknis selama visitasi,” ujarnya.
Mantan Plt Kepala Dinas PUPR ini menyebut, kolaborasi ini bukan lagi pilihan. Tapi kewajiban, demi mendorong semua sekolah di Lampura bisa mencapai standar nasional pendidikan.
“Kalau mutu tak dijaga, masa depan siswa jadi taruhan,” tutup Sukatno tajam.
