TANGIS DI RUMAH DUKA! Prabowo Hadir, Ojol Tewas Dilindas Rantis Dapat Rumah untuk Keluarga

TANGIS DI RUMAH DUKA! Prabowo Hadir, Ojol Tewas Dilindas Rantis Dapat Rumah untuk Keluarga
Presiden RI, Prabowo Beri Rumah Untuk Keluarga Ojol Yang Tewas dilindas Rantis Brimob. Foto: Detik

Jakarta – Duka mendalam menyelimuti keluarga Affan Kurniawan (27), driver ojek online yang tewas tragis usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Presiden RI,  Prabowo Subianto turun langsung mendatangi rumah duka di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8), untuk menyampaikan bela sungkawa.

Tak hanya mengucapkan duka cita, Prabowo juga memberi bantuan besar: sebuah rumah di Cileungsi untuk keluarga almarhum. Bantuan itu disampaikan melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dan diumumkan langsung oleh Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria di hadapan keluarga.

“Bapak Presiden memberikan bantuan rumah untuk keluarga almarhum di Cileungsi. Ini bentuk keprihatinan beliau atas peristiwa yang terjadi,” ujar Riza.

Presiden Dengar Langsung Keluh Keluarga

Di rumah duka, Prabowo menyempatkan diri berbincang dengan ibu dan adik Affan. Presiden mendengar langsung keluhan, harapan, dan kisah pahit yang kini harus ditanggung keluarga setelah kehilangan tulang punggungnya.

“Pak Presiden menyampaikan dukungan penuh. Beliau ikut merasakan duka keluarga,” lanjut Riza.

Affan, Anak Berbakti yang Jadi Korban

Affan dikenal sebagai anak berbakti dan pekerja keras. Sehari-hari ia menghidupi keluarga, menabung untuk membeli tanah di Lampung, dan bahkan sudah membelikan motor untuk adik perempuannya.

“Dia rajin sejak pagi sampai malam, menghidupi orang tuanya, adiknya, bahkan sempat membelikan rumah. Affan adalah contoh anak Indonesia yang peduli keluarga,” kata Riza terharu.

Namun, kerja keras itu berakhir tragis. Affan tewas mengenaskan saat mengantarkan pesanan makanan. Rekan-rekan ojol menyebut, korban sempat ditabrak lalu dilindas rantis Brimob hingga tak terselamatkan.

Prabowo Murka, Brimob Diseret ke Meja Hukum

Presiden Prabowo Subianto tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menegaskan, aparat yang lalai hingga merenggut nyawa rakyat kecil harus dihukum sekeras-kerasnya.

“Saya perintahkan agar kasus ini diusut tuntas. Tidak ada yang boleh kebal hukum,” tegas Prabowo.

Dari hasil penyelidikan Propam Polri, tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis saat kejadian dinyatakan melanggar kode etik. Mereka kini ditahan dan ditempatkan khusus (patsus).

Aparat Vs Rakyat Kecil

Kematian Affan menambah deretan panjang kasus benturan aparat dengan rakyat kecil. Peristiwa ini mengundang perhatian publik luas, terutama karena korban adalah ojol yang selama ini identik dengan kerja keras demi keluarga.

Kini, keluarga Affan harus melanjutkan hidup dengan luka mendalam. Meski Presiden telah turun tangan, publik masih menunggu: apakah benar para pelaku akan dihukum setimpal, atau kasus ini akan tenggelam seperti banyak kasus lain sebelumnya?

error: Berita Milik GNM Group
Exit mobile version