Kontrak Revitalisasi Pasar Dekon hingga 2027, Pengembang Janji Oktober Sudah Bisa Dipakai

Kontrak Revitalisasi Pasar Dekon hingga 2027, Pengembang Janji Oktober Sudah Bisa Dipakai

LAMPUNG UTARA — Kontrak revitalisasi Pasar Dekon, Ganefo di Kotabumi memang masih membentang hingga Desember 2027. Namun, pihak pengembang justru memasang target lebih cepat dengan menjanjikan sebagian kawasan pasar sudah dapat digunakan pedagang mulai Oktober 2026.

Target tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Lampung Utara bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dan PT Lingga Teknik Utama. Usai RDP, DPRD langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi untuk melihat langsung progres pembangunan revitalisasi pasar tersebut, Jumat (4/9/2026).

Ketua Komisi II DPRD Lampung Utara, Rahmad Fadli, S.H., mengatakan terdapat perbedaan informasi mengenai batas waktu penyelesaian revitalisasi Pasar Dekon dan kawasan sekitarnya.

Menurut Rahmad, berdasarkan penjelasan Dinas Perdagangan Lampung Utara, kontrak pembangunan berlangsung selama dua tahun, terhitung sejak Januari 2026 hingga Desember 2027.

“Sesuai dengan RDP yang kita bahas tadi, bahwa batas waktu pembangunan pasar, terhitung Januari 2026 hingga sampai pertengahan atau akhir 2027,” kata Rahmad.

Untuk memastikan perkembangan pembangunan, DPRD kemudian turun langsung ke lapangan bersama pihak terkait.

Rahmad mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan pembangunan masih terus berjalan. Pihaknya berharap target percepatan yang disampaikan pengembang dapat benar-benar terealisasi.

“Kita lihat sendiri untuk kawan-kawan (media-red), bahwa saat ini pembangunan masih terus berjalan. Kita doakan saja prediksi dari pihak pengembang tidak meleset, yang akan meresmikan pasar revitalisasi pada bulan depan sesuai zona yang sudah ditentukan dari pihak pengembang dan para pedagang tersebut,” ujarnya.

Meski pengembang menargetkan sebagian kawasan dapat digunakan pada Oktober, DPRD tetap meminta keseluruhan pekerjaan diselesaikan sesuai ketentuan kontrak.

“Kita berharap Desember pembangunan selesai, sehingga para pedagang bisa berdagang untuk mencari nafkah kembali dengan kondisi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Pengembang Targetkan Oktober

Sementara itu, PT Lingga Teknik Utama memastikan tidak akan menunggu hingga batas akhir kontrak untuk mengoperasikan seluruh kawasan.

Pihak pengembang menargetkan zona tertentu di Pasar Dekon dan Ganefo sudah dapat digunakan pedagang mulai Oktober 2026.

Perwakilan PT Lingga Teknik Utama, Ary, didampingi Kartubi, mengatakan zona dua dan zona tiga menjadi bagian yang ditargetkan lebih dahulu dibuka.

“Insyaallah, diprediksi pada bulan 10 mendatang launching-nya, karena sesuai yang dibutuhkan para pedagang sesuai dengan zona yang sudah ditentukan,” terangnya.

Pembangunan kawasan tersebut dilakukan secara bertahap. Tahap awal meliputi kawasan Pasar Dekon, Ganefo dan Amparan yang ditargetkan selesai pada Oktober 2026.

Sementara kawasan eks Gedung Bioskop Cinema yang direncanakan menjadi bangunan dua lantai ditargetkan selesai pada Desember 2026, sepanjang tidak terdapat kendala teknis.

“Kalau pembangunan pasar eks Cinema yang direncanakan dua lantai kita targetkan selesai Desember 2026, sepanjang tidak ada gangguan teknis,” kata Kartubi.

Pedagang Minta Komitmen Ditepati

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Dekon dan Sekitarnya (KP3D), Uda Sahrul, meminta pihak pengembang konsisten dengan target yang telah disampaikan dalam forum resmi DPRD.

Menurutnya, para pedagang telah cukup lama menunggu perubahan nyata kawasan pasar tersebut.

“Kami menunggu, semoga tepat waktu. Kasihan para pedagang yang sudah membayar. Selain itu, agar wujud pasar yang sudah satu tahun ini terlihat perubahannya,” kata Sahrul.

Ia menegaskan, para pedagang akan terus mengawal proses pembangunan hingga target yang telah disampaikan benar-benar terealisasi.

“Saya berharap mewakili para pedagang, bahwa pihak pengembang konsisten dengan apa yang diucapkan dalam rapat ini,” tegasnya.

Kini, target Oktober 2026 menjadi perhatian para pedagang. Sebab, meski masa kontrak revitalisasi masih berlangsung hingga Desember 2027, pengembang telah menyatakan sebagian kawasan pasar ditargetkan sudah dapat kembali dimanfaatkan dalam hitungan bulan.

Exit mobile version