Unik..! Upacara HUT RI di Banjit Diwarnai Bendera Melilit & Peserta Berlindung di Bawah Payung

Waykanan – Serba-serbi upacara HUT RI di Banjit, Waykanan, Lampung, sekilas terlihat unik namun hal itu sebuah momen yang tidak seharusnya terjadi. Dari bendera saat dikibarkan tapi melilit di tali penggerek bendera, sehingga tak berkibar sampai peserta dari ASN yang memilih ikut upacara tapi menggunakan payung.

Gelar HUT RI dengan Pembina Upacara, Camat Banjit, Nasrullah tersebut dengan Komandan Upacara Sertu Rely Sujatmiko dari Koramil Banjit, dan diikuti peserta dari berbagai kalangan, pelajar, guru, aparatur kampung, kepolisian, TNI serta masyarakat sipil.

Dari pantauan gentamerah.com, terlihat banyak peserta memilih menggunakan payung dan bergerombol sendiri, terutama kaum hawa, kendati upacara sedang berlangsung.

“Enak para pejabat di bawah tenda, lah kami harus panas-panasan, berdiri pula. Kalau mereka sudah nggak kepanasan, duduk di kursi empuk pula,” ujar salah satu peserta yang enggan disebut namanya.

Selain persoalan peserta yang memilih menggunakan payung, jalannya upacara juga sempat diwarnai insiden bendera Merah Putih yang melilit pada tali penggerek sehingga tidak dapat berkibar dengan sempurna.

Meski demikian, rangkaian upacara tetap dilanjutkan hingga selesai.

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Camat Banjit Nasrullah mengajak seluruh peserta menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.

Ia juga menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif sesuai peran masing-masing, baik sebagai aparatur pemerintah, tenaga pendidik, pelajar, TNI-Polri maupun masyarakat.

Peringatan kemerdekaan, menurutnya, bukan hanya sebatas kegiatan seremonial setiap tanggal 17 Agustus. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kedisiplinan dan bersama-sama membangun daerah.

Di hadapan peserta upacara, Nasrullah juga mengajak generasi muda untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan belajar, bekerja keras dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan daerah.

Upacara peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Banjit tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat. Meski sempat diwarnai sejumlah kejadian yang menjadi perhatian peserta, kegiatan tetap berlangsung hingga selesai.

Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi refleksi bersama bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan tanggung jawab, kedisiplinan dan semangat membangun negeri.

Tinggalkan Balasan