Waykanan — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Waykanan, Yusron Lutfi, S.H., M.M., yang diwakili Admin Website Pemerintah Kabupaten Waykanan, Fitria Wulandari, menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPIT Daar ’Ilmi Waykanan, Kamis (16/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik baru menerima materi bertema “Sopan Santun Bermedia Sosial (Etika Penggunaan Teknologi)” sebagai upaya meningkatkan literasi digital sekaligus membentuk karakter generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Fitria menjelaskan bahwa media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Karena itu, setiap pengguna internet perlu memahami etika dalam berinteraksi di ruang digital sebagaimana menerapkan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga etika saat berkomentar di media sosial, memahami jejak digital, mengenali bahaya penyebaran hoaks, menjaga keamanan data pribadi, mencegah perundungan siber atau cyberbullying, hingga memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.
Ia juga mengajak para siswa membiasakan berpikir sebelum mengunggah maupun membagikan informasi dengan menerapkan prinsip THINK (True, Helpful, Inspiring, Necessary, Kind) agar setiap aktivitas di ruang digital memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Di era digital seperti sekarang ini, kemampuan menggunakan teknologi saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menggunakannya dengan bijak dan beretika. Ingatlah bahwa setiap komentar, foto, maupun informasi yang kita unggah akan menjadi jejak digital yang dapat memengaruhi masa depan. Karena itu, biasakan berpikir sebelum mengetik, menyaring sebelum berbagi, dan selalu menghormati orang lain dalam setiap interaksi di media sosial,” ujar Fitria.
Ia menambahkan, media sosial sejatinya merupakan sarana yang sangat bermanfaat apabila digunakan secara positif.
“Gunakan media sosial untuk belajar, mencari inspirasi, mengembangkan kreativitas, serta membangun prestasi. Jangan sampai teknologi mengendalikan kita. Jadilah generasi yang mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.




