Waykanan — Bupati Waykanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri Rapat Paripurna Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Waykanan, Rabu (15/7/2026).
Rapat paripurna tersebut menjadi tahapan penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah sebagai bentuk pelaksanaan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Selanjutnya, Raperda yang telah disetujui bersama akan disampaikan kepada Gubernur Lampung untuk dilakukan evaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Dalam sambutannya, Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Waykanan atas sinergi, kerja sama, serta pembahasan yang konstruktif sehingga Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat diselesaikan dan disetujui bersama.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Waykanan, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD atas kerja sama, komitmen, serta pembahasan yang telah dilakukan sehingga Raperda ini dapat disetujui bersama. Sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif merupakan modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” ujar Ayu Asalasiyah.
Pada kesempatan tersebut, Ayu Asalasiyah juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran 15 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur pemerintah.
Menurutnya, keikutsertaan para Kepala OPD dalam pelatihan tersebut merupakan investasi strategis Pemerintah Kabupaten Waykanan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, sejalan dengan visi Waykanan Mandiri dan Sejahtera, khususnya misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan kepemimpinan yang sedang mereka jalani merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas birokrasi. Kami berharap sepulangnya nanti mereka mampu menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Waykanan,” ujarnya.





