Jakarta – Di balik sorak kemenangan, ada wajah-wajah lelah yang perlahan menghilang dari ingatan. Mereka adalah relawan. Aliansi Indonesia Raya (AIR) mencoba menghidupkan kembali kisah para pejuang politik akar rumput itu lewat pameran foto bertajuk “Relawan”, yang resmi dibuka di Jakarta, Senin (13/10/2025).
Pameran yang digelar di Sekretariat AIR, Jalan Pattimura 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berlangsung enam hari — dari 13 hingga 18 Oktober 2025.
Bukan sekadar deretan foto, tapi potret batin perjuangan orang-orang yang dulu berlari di bawah terik, menempel poster, hingga menggaungkan nama calon yang kini duduk di kursi kekuasaan.
Kurator pameran, Cheiriel, menyebut, tema relawan dipilih bukan tanpa alasan. Dari total dua ribu karya yang dikirim, hanya lima puluh foto terbaik yang terpajang.
“Pesan utama yang ingin kami sampaikan, para relawan ini adalah mesin penggerak kemenangan politik, tapi sering kali dilupakan setelah pesta selesai,” tegas Cheiriel.
Pameran ini, lanjutnya, menjadi bentuk penghormatan dan pengingat: bahwa politik bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi siapa yang berjuang.
Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, yang secara resmi membuka pameran, didampingi Wakil Ketua Komisi XIII DPR Sugiat Santoso, dan perwakilan dari Badan Komunikasi Pemerintah (BPK). Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan negara terhadap semangat gotong royong dan peran publik dalam perjalanan politik nasional.
“Relawan adalah denyut nadi demokrasi. Tanpa mereka, politik kehilangan wajah manusianya,” ujar Juri dalam sambutannya.
Pameran “Relawan” tak sekadar ruang apresiasi, tapi juga pengingat bahwa di balik kekuasaan selalu ada keringat dan cerita manusia yang bekerja dalam senyap.
