Bekali Pengurus OSIS, Seno Gagas Pembentukan Jurnalis Sekolah SMPN 1 Banjit

Caption: Seno, Owner GNM Group saat memberikan materi didepan Pengurus Osis SMPN 1 Banjit

WAYKANAN – Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) perlu memiliki banyak gagasan untuk membangun jati diri dan meningkatkan keyakinan terhadap kemampuan diri. Sebagai pengurus OSIS, siswa juga harus berani menyampaikan gagasan terbaik di hadapan siswa lainnya.

Hal itu disampaikan Seno, CEO Genta Net Media (GNM) Group, saat menjadi pembicara dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus OSIS UPT SMPN 1 Banjit, di ruang pertemuan sekolah setempat, Selasa (27/10/2026).

“Tidak ada gunanya memiliki gagasan bagus jika tidak berani menyampaikannya di depan siswa lain, apalagi jika gagasan itu untuk kemajuan sekolah. Pengurus OSIS harus berani tampil di depan sebagai contoh bagi siswa lainnya,” kata Seno saat memberikan materi tentang public speaking dan jurnalistik dasar.

Seno menjelaskan, public speaking dan jurnalistik memiliki keterkaitan. Public speaking menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, ide, atau pendapat secara langsung dengan tetap menghargai pendapat orang lain. Sementara itu, jurnalistik menjadi sarana menuangkan gagasan ke dalam tulisan berdasarkan fakta.

“Mengapa pengurus OSIS harus belajar berbicara? Karena seorang pemimpin bukan hanya orang yang memiliki jabatan, melainkan orang yang mampu menyampaikan gagasan dan mendengarkan orang lain,” ujarnya.

Menurut Seno, siswa tidak perlu menunggu sampai rasa gugup hilang untuk mulai berbicara. Keberanian akan tumbuh seiring kemauan untuk terus berlatih.

“Kalau menunggu berani tampil di depan, padahal punya ide, entah kapan semua ide bagus itu akan disampaikan. Ayo belajar. Gugup itu biasa, tetapi harus percaya diri. Anggap saja kita memiliki posisi yang membuat orang lain bersedia mendengarkan apa yang kita sampaikan,” kata dia.

Terkait jurnalistik, Seno menjelaskan bahwa penulisan berita memiliki dasar yang dapat dipelajari, yakni rumus 5W+1H. Unsur tersebut dapat menjadi panduan bagi siswa untuk mulai berlatih menulis berita.

“Untuk belajar menulis berita, ada rumusnya. Tidak harus menulis hal-hal lain terlebih dahulu. Belajarlah dari kegiatan sekolah. Ke depan, kita coba membentuk jurnalis sekolah SMPN 1 Banjit. Gagasan ini nanti bisa rekan-rekan pengurus OSIS sampaikan kepada kepala sekolah,” ujar Seno.

Kegiatan LDK tersebut dipandu Andria, salah seorang guru di sekolah setempat, dan menghadirkan narasumber lain dari kalangan dewan guru.

Exit mobile version