WAYKANAN — Tak harus di ruang rapat. Komunikasi antara kepolisian dan awak media di Waykanan justru dibangun lewat secangkir kopi dan sarapan di kantin Polres Waykanan.
Suasana informal itu terjadi saat Kapolres Waykanan mengundang Pengurus Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kabupaten Waykanan dalam kegiatan coffee morning yang berlangsung di salah satu kantin lingkungan Polres Waykanan.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPC PJS Waykanan, H. Hermansyah, bersama jajaran pengurus dan awak media siber. Dari pihak kepolisian, Kapolres Waykanan hadir bersama jajaran.
Pemilihan kantin sebagai lokasi pertemuan bukan tanpa alasan. Suasana yang lebih santai dan tanpa sekat formalitas diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih leluasa antara polisi dan jurnalis, terutama dalam membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ketua DPC PJS Waykanan, H. Hermansyah, mengapresiasi langkah Kapolres Waykanan yang membuka ruang komunikasi secara informal bersama awak media.
Menurutnya, pertemuan semacam itu dapat menjadi ruang untuk memperkuat sinergi sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan media.
“Kegiatan coffee morning di kantin seperti ini merupakan wujud nyata sinergitas dan kedekatan emosional antara Polresta Waykanan dengan awak media. Suasana yang santai ini membuat kami bisa berdiskusi lebih leluasa dalam rangka menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Waykanan,” ujar Hermansyah.
Ia mengatakan, komunikasi yang terbangun secara langsung penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Melalui forum ini, kami berharap dapat terjalin hubungan yang lebih harmonis antara Polres Waykanan dengan media, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih akurat, cepat, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Waykanan menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polres Waykanan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya awak media, tanpa harus selalu dibatasi suasana formal.
Diskusi berlangsung santai sembari menikmati kopi dan sarapan. Sejumlah persoalan terkait situasi kamtibmas di Waykanan turut menjadi bahan pembahasan, termasuk peran media dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Komunikasi antara polisi dan media dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam membangun pemahaman yang sama terkait informasi publik, terutama ketika masyarakat membutuhkan informasi yang cepat dan jelas mengenai situasi keamanan di wilayahnya.
Melalui pertemuan tersebut, PJS Waykanan dan Polres Waykanan diharapkan dapat terus membangun komunikasi serta kemitraan dalam menjalankan fungsi masing-masing, terutama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Tentang PJS Waykanan
Pro Jurnalis Media Siber (PJS) merupakan organisasi profesi jurnalis yang bergerak di bidang media siber.
DPC PJS Waykanan diketuai H. Hermansyah, dengan Warseno sebagai sekretaris dan Ferdiansyah sebagai bendahara.
Organisasi tersebut menyatakan komitmennya untuk mendorong jurnalisme yang kompeten, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.










