Editor : Seno
Cekcok, Pisau Mendarat Dua Kali Di Perut Ibu Muda Banjit
gentamerah.com Way Kanan- Diduga ribut mulut ditengah perjalanan, Her (23) tega menganiaya mantan istrinya dengan menusukan pisau dapur tepat dibagian perut. Akibat perbuatan pelaku, Erni dilarikan ke Puskesmas Banjit Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung, Jum’at (14/07/2017).
Menurut saksi mata yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa siang itu sekitar 10.15 WIB, Erni, korban penusukan berboncengan menggunakan sepeda motor bersama Her, mantan suaminya tersebut, Warga Dusun Talang Inpres Kampung Rebang Tinggi Kecamatan Banjit.
Awalnya sepeda motor yang dikendarai Her berjalan lambat, dan kemudian menghentikan laju sepeda motor itu dipinggir jalan tepat di Dusun VII Kampung Simpang Asam Kecamatan Banjit. “Kami ga tahu apa sebabnya, tadinya diatas motor itu berdua dan ngobrol, kami sedang berada disawah. Ya kami kira ngobrol biasa,” ujar saksi tersebut.
Namun, beberapa saat kemudian Erni, Warga Dusun Keredok Kampung Rebang Tinggi Kecamatan Banjit, berlari kearah persawahan sambil meminta tolong, Her yang terlihat mengejar Erni sesaat sampai tepat dihadapan korban langsung menusukan pisau tersebut sebanyak dua kali kearah perut Mantan istrinya.
Mendapatkan tusukan diperutnya, Erni roboh di persawahan bersimbah darah dan berkubang lumpur. Para saksi mata yang melihat kejadian itu segera berlari menghampiri mereka, melihat warga mendekat, Her melarikan diri. “Waktu kami tanya siapa yang bersama dia (Eni, RED) tadi katanya mantan suaminya. Kami langsung bawa korban ke Puskesmas,” kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisan sektor Banjit masih mencari keberadaan pelaku, dan korban dirawat di Puskesmas setempat.
Penulis : Baiki
Editor : Seno
Editor : Seno
Rekomendasi untuk kamu

Dugaan aktivitas karaoke dan kafe yang menjual minuman keras serta mempekerjakan wanita pemandu lagu di Kecamatan Way Tuba menjadi

Menulis biografi beda dengan menulis profil, kadang-kadang pemula sering terjebak dalam penulisan tersebut. Karena Biografi bagi serang

Keluhan soal penyaluran bantuan sosial kembali mencuat di Kabupaten Waykanan. Seorang warga bernama Susmadewi mengaku tidak

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung, M. Hilal, meninjau langsung program pembinaan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Waykanan mengikuti kegiatan tasyakuran dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) k



