Oleh : Bimo Seno “Mak… iki anakmu.” Ucapku lirih di atas pusara itu. Pelan sekali….
Retak yang Disepakati
Oleh :Bimo Seno Aku tidak mencari pembenaran Aku hanya ingin menjabarkan Tentang apa yang…
Oleh : Bimo Seno “Mak… iki anakmu.” Ucapku lirih di atas pusara itu. Pelan sekali….
Oleh :Bimo Seno Aku tidak mencari pembenaran Aku hanya ingin menjabarkan Tentang apa yang…
Jantungku berdetak
darahku berdesir kecang, Cuma ada Rp 2 ribu dikantong saku ku, tapi aku tak mungkin menolak permintaan anak ku yang sesederhana itu. Air mata ku mulai meleleh tak tertahan, apa jawab yang aku beri.
Kenapa aku gamang, seolah dihantui bayang-bayang, Apa karena gending tak lagi selaras, Atau tabuhan canang yang berbunyi sendirian, Entah, aku tak paham rasa