gentamerah.com| Pringsewu- Sebagai pemanfaatan dana desa, Pekon (Desa) Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Lampung, mendirikan Badan Usaha Milik Pekon (BUMPekon). Badan usaha tersebut bergerak dalam bidang mengelola penggilingan padi (grandong) 1 unit, produksi tempe, pembuatan tahu sebanyak 70 KK.
Candiretno yang berdiri sejak Tahun 1031 dirintis oleh sembilan orang yang merupakan pendatang dari JawaTengah dengan kemauan sendiri atau sering disebut transmigrasi swakarsa.
Hal itu terungkap saat adanya kunjungan Komisi I DPRD Pringsewu, Zunianto didampingi Sekretaris DinasPemberdayaan Masyarakat Pekon (DisPMP), Ivan Kurniawan, untuk menyerap aspirasi masyarakat, di balai pekon setempat, Selasa (7/8/2018).
Sekretaris Pekon Candiretno, Subandiyan mengatakan, Pekon Candiretno mempunyai luas wilayah 437,39 Ha, terbagi menjaditiga Pedukuhan/Dusun.
Zunianto, anggota komisi I DPRD Pringsewu dariFraksi PKS mengatakan, kepala pekon harus memiliki visi misi yang terarah, sesuai dengan sebutan pekonaswaja, berpendidikan jelas, pengalaman luas. “Setelah terpilih, bisa merealisasikan visi misinya saatkampanye, untuk memajukan secaracepat pekon Candiretno dengan potensi yang sudah ada dan jelas,” katanya.