LAMPUNG UTARA — Sepuluh pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara akan menjalani evaluasi kinerja setiap enam bulan. Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menegaskan rotasi jabatan dapat dilakukan apabila hasil evaluasi tidak sesuai dengan ekspektasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Hamartoni setelah pelantikan 10 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Lampung Utara, Senin (12/10/2026).
Menurut Hamartoni, penempatan pejabat tidak ditentukan hanya berdasarkan kehendak bupati. Keputusan diambil melalui pembahasan bersama Wakil Bupati Romli dan Sekretaris Daerah dengan mempertimbangkan hasil seleksi, termasuk persaingan setelah pelaksanaan uji kompetensi.
“Pejabat eselon II yang dilantik hari ini bukan dominan dari bupati. Sebelumnya kami telah melakukan rapat dan diskusi bersama Wakil Bupati dan Sekda, karena ketatnya persaingan setelah uji kompetensi dilakukan,” kata Hamartoni, didampingi Wakil Bupati Romli.
Ia mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari pembenahan birokrasi, terutama untuk menempatkan pejabat sesuai bidang tugas dan kompetensinya.
Namun, menurut Hamartoni, pelantikan bukan akhir dari proses penilaian. Setiap pejabat harus menunjukkan hasil kerja yang dapat diukur dan berdampak pada pelaksanaan program serta pelayanan kepada masyarakat.
“Evaluasi akan dilakukan setiap enam bulan sekali. Jika hasil evaluasi yang bersangkutan tidak sesuai ekspektasi, maka akan kembali dilakukan rotasi jabatan,” tegasnya.
Berikut 10 Pejabat yang Dilantik
Sepuluh pejabat yang dilantik menempati sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Lampung Utara, yakni:
- Maryadi, S.P., M.MP. — Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan.
- Dr. Muhammad Erwinsyah, S.STP., M.Si. — Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
- Kasim, S.E., M.M. — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi.
- Dicky Fahlevi Suudi, S.Sos., M.M. — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
- Meity Zahara, S.E., M.M. — Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja.
- Adila Indriani, S.E., M.S.Ak. — Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
- Dirgantara, S.T., M.T. — Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Penataan Ruang.
- Muhammad Husnan Tamrin, S.T., M.T. — Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi.
- Biantori, S.Sos., M.H. — Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.
- Hendry Dunant, S.STP. — Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Kinerja Jadi Penentu
Evaluasi enam bulanan menjadi ujian bagi para pejabat yang baru menempati jabatan. Mereka dituntut tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menunjukkan capaian kerja yang terukur di masing-masing organisasi perangkat daerah.
Publik akan menilai bagaimana penempatan pejabat tersebut berdampak pada kualitas pelayanan, percepatan program pembangunan, serta efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.
Dengan demikian, keberhasilan pelantikan tidak hanya ditentukan oleh terisinya jabatan, tetapi juga oleh hasil kerja yang ditunjukkan para pejabat dalam menjalankan amanahnya.






