Cekcok Keluarga Berujung Maut, Lansia di Banjarmasin Tewas Ditusuk Adik Ipar

Cekcok Keluarga Berujung Maut, Lansia di Banjarmasin Tewas Ditusuk Adik Ipar
Ilustrasi

Banjarmasin – Peristiwa berdarah terjadi di Jalan Belitung Darat Gang Manunggal, Banjarmasin Barat. Seorang pria lanjut usia berinisial N (63) tewas setelah ditusuk oleh adik iparnya sendiri, berinisial A (40).

Kepolisian menduga, aksi nekat tersebut dipicu persoalan internal keluarga yang berujung emosi pelaku tak terkendali.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, mengungkapkan bahwa pelaku diduga tersinggung dengan cara korban berbicara yang dianggap keras saat berkomunikasi dengan kakaknya.

“Pelaku tidak terima dengan cara korban berbicara yang terdengar nyaring. Keduanya juga tinggal berdekatan sehingga sering terjadi kesalahpahaman,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Serangan Brutal Terekam CCTV

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban sedang duduk santai di sekitar lokasi kejadian. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam.

Korban sempat berusaha menghindar, namun gagal dan mengalami beberapa luka tusukan di bagian perut hingga akhirnya meninggal dunia.

Salah satu saksi, Misran, menyebutkan pelaku langsung menyerang tanpa banyak bicara.

“Pelaku datang dan langsung menusuk korban. Kami tidak sempat mencegah,” ujarnya.

Sering Cekcok, Diduga Masalah Keluarga

Saksi lain, Alfit, mengungkapkan bahwa konflik antara pelaku dan korban sudah sering terjadi sebelumnya. Diduga, persoalan rumah tangga menjadi pemicu utama ketegangan di antara keduanya.

“Memang sering ribut. Pelaku seperti sudah menyimpan emosi lama,” katanya.

Pelaku yang diketahui belum memiliki pekerjaan tetap disebut kerap terlibat cekcok dengan keluarga, hingga akhirnya berujung tragedi.

Pelaku Masih Buron, Polisi Lakukan Pengejaran

Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran dan mengimbau keluarga pelaku untuk kooperatif.

“Pelaku masih dalam pencarian. Kami minta keluarga membantu memberikan informasi,” tegas Eru.

Sementara itu, korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga setelah sebelumnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Exit mobile version