Celoteh itu tiba-tiba pecah di sebuah warung makan sederhana di pinggiran Rumah Sakit Zapa, Way Kanan. “Kok digulung? Kenapa digulung ya? Yang dibawa itu para pekerja,
Maling Kakap “Yang Terlindungi”, Mengoyak Luka Plasma
Memang penegak hukum itu tak pernah berubah. Nasib petani kecil selalu jadi korban pesanan. Kalau hukum sudah tergantung siapa yang memesan
